HARIANRIAU.CO - Di zaman yang serba mahal seperti sekarang ini, kita dituntut berhemat dalam segala hal untuk hanya sekadar mencukupi kebutuhan hidup.
Memang tidak mudah untuk mengencangkan ikat pinggang di saat kita berjibaku dengan keinginan mempunyai barang branded dan gaya hidup yang kekinian.
Ketika merencanakan untuk berhemat, kita biasanya mengecek pengeluaran. Pos-pos mana yang kira-kira bisa ditekan dan biaya apa yang bisa dihilangkan menjadi sasaran utama.
Tapi pernahkah kita berpikir kalau menghemat tidak harus muluk-muluk?
Kita bisa, kok, berhemat menggunakan cara-cara sederhana yang mungkin sebelumnya belum pernah terpikirkan.
Apakah Anda biasanya meninggalkan charger menggantung pada steker setelah selesai men-charge handphone?
Apakah Anda sering membuka pintu kulkas dan menutupnya kembali tanpa mengambil sesuatu?
Ternyata, mencabut kabel dari steker jika sedang tidak digunakan bisa menghemat listrik. Listrik akan terus mengalir selama kabel masih menempel meskipun sedang tidak digunakan.
Mungkin Anda tidak pernah berpikir kalau pintu kulkas yang sering dibuka juga bisa menjadikan biaya listrik mahal?
Pintu kulkas yang sering dibuka membuat hawa panas dari luar masuk ke kulkas sehingga saat kulkas ditutup butuh listrik yang banyak untuk mendinginkan hawa panas tersebut.
Listrik yang mengalir seperti ini memang terlihat kecil. Namun jika terus-menerus, meteran listrik akan terus berputar sehingga biaya listrik akan bertambah.
Mulai sekarang Anda bisa menghemat biaya listrik dengan mencabut kabel dari steker jika tidak digunakan dan tidak sering-sering membuka pintu kulkas jika tidak ada yang akan diambil. Biaya listrik yang biasa Anda bayar tiap bulan pasti akan berkurang.
Selain menghemat, kita bisa menambah pundi-pundi tabungan kita dengan menjual barang yang sudah tidak terpakai oleh kita. Sayang, kan, jika barang tersebut menjadi tidak berguna.
Sisihkan waktu Anda untuk memilah barang dan baju bekas. Pisahkan berdasarkan kualitas barang atau baju tersebut. Anda bisa menjualnya melalui toko online atau membuka garage sale.
Rumah Anda akan terasa lebih luas tanpa ada barang yang menumpuk sekaligus mendapatkan tambahan uang dari hasil penjualan.
Kalau kita sendiri yang berhemat tentu akan terasa terlihat kurang hasilnya. Budaya hemat ini bisa kita tularkan kepada keluarga. Bisa ke istri, ke suami, bahkan ke anak-anak Anda.
Berhemat harus dipupuk sejak dini dan dibiasakan dilakukan oleh anak sehingga saat besar sudah biasa hidup hemat.(kompas)
Belajar Irit di Rumah Lewat Komik
Redaksi
Jumat, 15 April 2016 - 01:16:16 WIB
Pilihan Redaksi
IndexDesa Kuala Patah Parang Genjot Pembangunan Infrastruktur
Edy Indra Kesuma: Saatnya Bersama Membangun Daerah
Kejutan di Detik Terakhir: PAN Dukung Ferryandi-Dani M Nursalam di Pilkada Inhil
Ferryandi Optimis Terjalin Koalisi Golkar Bersama PKS
Dari Madinah, HM Wardan Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Indra Muchlis Adnan
Indra Muchlis Adnan akan Dimakamkan di Komplek Pendidikan Jalan Trimas
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
SMPN Satu Atal Kuala Patah Parang Sukses Gelar Karya P5 dan Market Day
Ahad, 15 Juni 2025 - 03:33:49 Wib Pendidikan
Guru dan Tugasnya dalam Mendorong Pembelajaran Play-Based Learning di Sekolah
Rabu, 04 Juni 2025 - 19:43:35 Wib Pendidikan
Beasiswa Rumah Yatim Riau Pacu Semangat Belajar Siswa Yatim Dhuafa di MTs Istiqomatuddin Darussalam
Sabtu, 24 Mei 2025 - 09:57:32 Wib Pendidikan
Tekuk Kompetitor Nasional, Mahasiswa Teknik Sipil UNISI Raih Juara 1 di Kandang Sendiri!
Kamis, 14 November 2024 - 18:02:45 Wib Pendidikan

